Jl. Kampus Unima di Tondano

Mahasiswa Fisika Unima Presentasikan Riset Akustik Kolintang di International Physics Conference 2026

Local culture, global stage
Mahasiswa Fisika Unima memperkenalkan Kolintang Minahasa melalui perspektif fisika di forum internasional.

Mahasiswa Fisika Universitas Negeri Manado (UNIMA) turut ambil bagian dalam 3rd International Physics Conference – Seminar Nasional Fisika XII (IPC–SiNaFi XII) 2026 yang dilaksanakan pada 8 Agustus 2026 di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung.

Dalam forum ilmiah tersebut, mahasiswa Fisika Unima mempresentasikan penelitian berjudul “Acoustic Characterisation of Minahasa Kolintang for Contextual Physics Learning”. Penelitian ini dilakukan oleh Riva Wondal dan Fitzgerald Wuwung dengan Ishak Pawarangan sebagai dosen pendamping

Penelitian yang dibawakan mengangkat Kolintang Minahasa dari perspektif fisika, khususnya karakteristik akustiknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panjang bilah kolintang memiliki hubungan yang kuat dengan frekuensi nada yang dihasilkan. Semakin pendek bilah, semakin tinggi frekuensi bunyinya. Selain itu, resonator, posisi pemukulan, dan jenis pemukul turut memengaruhi karakter suara yang dihasilkan.

Melalui penelitian tersebut, Kolintang Minahasa tidak hanya dipandang sebagai alat musik tradisional, tetapi juga dapat menjadi sumber pembelajaran berbagai konsep fisika seperti getaran, frekuensi, amplitudo, resonansi, impuls, transfer energi, dan gelombang bunyi.

Keikutsertaan mahasiswa Fisika UNIMA dalam konferensi internasional ini menjadi kesempatan untuk mempresentasikan hasil penelitian, membangun pengalaman akademik, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Minahasa melalui pendekatan sains.

Bagikan Berita Ini

Facebook
WhatsApp
Telegram
Threads
Email